Minggu, 17 Juni 2018

Allah Maha Pemelihara dan Maha Mengawasi

Menjaga tubuh : mandi, kesehatan tubuh dg olahraga, menjaga berat badan ideal dan terhindar dr berbagai penyakit.

Menjaga pikiran : optimis dan berprasangka baik agar terjauh dr fiktor(fikiran kotor) dan prasangka buruk kpd Allah (takdir Allah)  dan org lain.

Menjaga hati: agar senantiasa bersih (dr penyakit hati dan dosa kemaksiatan)  dan keringnya hati dr cinta kpd Allah.

Cintanya Allah melebihi semua ibu yg dikumpulkan di bumi ini

Bagaimana caranya agar cinta kpd Allah tdk melebihi cinta kpd makhluk Allah (pasangan, anak, dan harta)?

Ingat suatu hari, cinta melebihi kpd makhluk kt akan kecewa krn suatu saat makhluk akan meninggal atau pergi.

Bagaimana menjaga cinta Allah di hati kita?
bagaikan taman yg penuh dg bunga2 yg cantik, maka hrs rajin disirami begitu juga hati,  harus rajin disirami.

Dgn apa kt menyirami hati kt agar cinta kpd Allah terus terpelihara?
1. Dzikir (rindu akan kebesaran Nya)
2. Membaca Asmaul Husna sepenuh hati (sifat2 Kebesaran Allah)
3. Membaca ayat suci Al-Quran (surat cintanya Allah) dipahami artinya
4. Sholat yg ikhlas dan perasaan senang krn akan berjumpa dg Allah (sholat di awal waktu, tdk lalai, berjamaah, khusyuk)
5. berbuat kebaikan lainnya, amalan mulia lainnya..

tumbuhkan rasa rindu kpd Allah, rindu ingin bertemu dgnNya, menjaga cinta di hati kita

Bagaimana caranya biar gak males?
bandingkan :

kl saya males sy jdi pengangguran,  tdk sukses, masa depan suram, pernikahan berantakan, suami anak gk keurus, calon mertua nimbang2 lagi

jk saya rajin sy akan sukses, impian dan harapan sy akan terwujud, karir lbh baik, acara pernikahan sesuai harapan, keluarga terurus sehat dan bahagia di masa depan, calon mertua setuju dg saya

Jadi pilih yg mana?

Jadi...
rajin doa, rajin olahraga, rajin nabung, rajin baca, rajin belajar, rajin beraktivitas, rajin sosialisasi, rajin komunikasi, rajin merawat wajah dan tubuh

Bayangkan kesuksesan kt di masa depan dan
doa: pelihara semangat, setiap detik, utk jd org sukses dunia akhirat bs bermanfaat utk byk org, ortu,  dan keluarga

Cara ampuh lagi kl lagi males:
harus inget tujuan dan target kita
Capai dg kerja keras!

Gimana lupakan mantan?
jadikan dia menyesal prnh meninggalkan kita..
rugi: emang mantan mikirin kita?

kejar cinta Allah
Semangat raih cita2 dan kesuksesan
suatu saat nanti Allah kirimkan jodoh terbaik kita
jgn pacar2an, fokus kejar cinta Allah dan semangat belajar raih sukses dunia akhirat

cinta dalam diam
rindu dalam taat

summary : ceramah serambi islami TVRI hari Sabtu pagi 16 Juni 2018

Minggu, 17 Desember 2017

Keutamaan Istighfar

1. Balasan dari Allah adalah diampuni dosa-dosanya dan surga.

QS.  Ali Imron (3): 133- 136
۞ وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

133. Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

134.(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

.135

  Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui

أُولَٰئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ

136. Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan (itulah) sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal. 

Pada ayat di atas, dijelaskan bahwa dlm memohon ampun atau bertobat janganlah ditunda-ditunda.  Setelah kita menyadari dosa-dosa yang kita perbuat kemudian memohon ampun, tp tidak cukup hanya disitu. Ada beberapa hal lainnya yg hrs kt lakukan utk menyempurnakan tobat kita yaitu berinfak dikala sempit dan lapang,  memaafkan kesalahan org lain, menahan amarah,  dan berbuat amal kebaikan apapun bentuknya. 

Dan apabila akan tergelincir lagi (menyadari dan tdk meneruskannya)  dari dosa masa lalu baik atau dosa lainnya baik itu perbuatan keji atau menzalimi diri senditi kita segera sadar dan inget Allah utk memohon ampun karena Allah Zat Yang Maha Pengampun. Tetapi,  ingat konteks disini adalah khilaf bukan berarti "Tomat" abis Tobat kumat lagi sama dosa yg udh ditobatin krn terbesit dlm hati.."ah.. entar kan bs tobat lagi.. " Ya iya kalo masi ada waktu buat tobat lagi, kl saat itu juga sakaratul maut dateng gmn? 

Makanya azamkan/ ikrarkan dlm diri kita utk tdk mengulanginya lgi dan waspada akan segala kondisi, kesempatan, kelengahan kita saat setan bs masuk utk menggoda kita mengulangi dosa yg sama. Ingat setan itu jgn disalahin terus, krn bs jadi nafsu kt sendiri yg lbh besar menguasai keimanan kita atau bs saja krn ada kesempatan dan godaan dari luar (org terdekat/teman) yg memberi pengaruh besar utk melakukan lagi dosa tersebut. 

Intinya banyak2 Istighfar dan dzikir (mengingat Allah) akan dosa2 kita. Insya Allah kita malu dan waspada kl Allah selalu mengawasi kita. Perlakukanlah Allah seperti layaknya saat kita ingin dimaafkan oleh orang lain ats kesalahan kita, kt pasti akan berusaha keras utk memperbaiki diri dan membuktikan kl kita merasa bersalah dan tdk akan mengulangi hal yg sama sehingga org tersebut bs percaya lagi ke kita dan memaafkan kita sepenuhnya. 

Balasannya kl kita mampu melakukan sesuai ayat di atas adalah Ampunan dari Allah dan Surga yg merupakan balasan terbaik utk org beramal. Subhanallah kan.. 😇😊

2. Akan dijauhkan dari Azab Allah. (Hukuman Allah tdk langsung dijatuhkan) 

QS Al-Anfal (8) : 33

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Tetapi Allah tidak akan menghukum mereka, selama engkau (Muhammad) berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan menghukum mereka, sedang mereka (masih) memohon ampunan.

Pernah ngerasa gak sih,  setelah kita berbuat dosa (misal: gosip, bohong, ingkar janji, atau nyakitin hati ortu) terus kita lupa istighfar atau istighfar kt lbh sedikit dibanding dosa yg udh kita buat. Hidup kita jdi lebih sempit, dlm artian ada aja ujian atau cobaan yg dateng yg bs bikin kita sedih, galau marah, kesel.  Naah hati yg sempit itu bs krn dosa2 yg udh kita perbuat. 

Kl secara global, jk suatu daerah masyarakatnya byk melakukan maksiat bisa aja Allah mengadzab daerah itu dg berbagai bencana,  misal gempa bumi atau angin puting beliung atau lainnya. 

Tapi,  bs juga ternyata daerah yg masyarakatnya ada yg suka berbuat maksiat tapi didalamnya masih ada segelintir org yg berbuat baik, banyak istighfar.  Allah akan menunda adzabnya krn Allah gk mau hamba-hambanya yg beriman itu mendapat adzab. 

Intinya, kl kalian gk mau dapet siksa atau adzab dunia yg langsung Allah berikan krn dosa2 kita maka segeralah istighfar dan mohon ampun sama Allah. Diampuni atau tidak dosa kita atau titundanya siksa Allah (dibalas di akhirat) krn dosa yg kita perbuat itu hak Allah.  

3. Dikabulkan doanya & dicabut rasa kesedihan

QS Al Anbiya (21): 87-88

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ


87. Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ

88. Maka Kami kabulkan (doa)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.

Selama ini pernah gak sih ngerasa sedih saat menginginkan sesuatu,  usaha kita udh maksimal, kita udh berdoa siang malem tpi belum dikabulin juga.  Kalo kata Aa Gym,  bs jadi krn kt banyak dosa. Dosa2 kita bisa saja  menghalangi doa2 kt utk diijabah sama Allah.

Dari ayat di atas, bs kita menafsirkan "Keadaan Gelap" yakni saat kita dalam kondisi sakit, galau, dan banyak masalah. Lalu kita berdoa Doanya Nabi Yunus seperti ayat 87 di atas.  Mengaku kalau kita dlm keadaan zalim dan memohon ampun sama Allah. 

Insya Allah jk kita banyak Istighfar, Allah lah yg menyembukan kita dan memberikan jalan keluar permasalahan kita. 

4. Rezeki ditambahkaan dan dilipatkan harta dan anak2 yg berkah.

QS Nuh (71): 10-12

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

10. maka aku berkata (kepada mereka), "Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun,

يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا

11. niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,


وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

12. dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu."


Fadhilah Istighfar lainnya adalah Allah akan menurunkan hujan lebat maksudnya adalah rezeki yg barokah (rezeki bs dlm bentuk ketenangan hati, kesehatan, ilmu, harta, org yg menyayangi kita dll).  Bisa juga Allah memperbanyak harta dan anak. Bukan berarti anak yg banyak saja maksudnya. Maksudnya,  meski anak jauh dari sisi kita,  Allah akan menjaga mereka dari hal2 yg negatif dan bs menjadikan mereka sbg investasi amal jariyah kita di akhirat nanti. 

Wallahualam, semoga bs bermanfaat utk kita semua. Allahumma amiin. 

Disampaikan oleh Ustadz pengganti di Pengajian Mingguan Ustdz Faridah Hanum (afwan tdk tau nama ustadnya dikarenakan saya dateng telat) tanggal 17 Desember 2017.

Sabtu, 18 November 2017

Sifat Iblis dan Setan

QS Al-An'am : 112
"Dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yg terdiri dari setan-setan manusia dan jin,  sebagian mereka membisikkan kpd sebagian yg lain perkataan yg indah sbg tipuan.  Dan kalau Tuhanmu menghendaki,  niscaya mereka tdk akan melakukannya,  maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yg mereka ada-adakan"

Iblis dan setan sebenarnya merupakan sifat bukan sbg benda/object. Iblis adalah sifat durhaka/pembangkang kepada perintah Allah.  Sedangkan, setan adalah sifat penggoda.  Bentuknya jin dan manusia. Tempat iblis dan setan adalah di pikiran dan hati manusia.

QS Al-A'raf : 21
Dan dia (setan) bersumpah kpd keduanya (Nabi Adam dan Hawa),  "Sesungguhnya aku ini benar-benar termasuk para penasihatmu"

Pada ayat 20 dan 22 menceritakan saat setan memberi tipu daya  dengan bertindak sebagai penasihat yg membisikkan pikiran jahat kpd Nabi Adam dan Hawa utk mencicipi pohon zaqqum yg dilarang oleh Allah yg membuat mereka berdua mnjdi zalim dan dikeluarkan dari surga Allah.

Sabtu, 21 Mei 2016

Al Wasi’ (Yang Maha Luas)




QS 2: 115
“Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap disitulah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui”

Sifat Allah ini diteteskan ke manusia =>
Bagi siapa yang memakai (meneladani) sifat Allah Al-Wasi’ ini hendaknya memperluas wawasannya dengan pengetahuan dan pengalaman. Dan melapangkan dadanya dengan takwa dan pemaafan. Serta tangannya dengan keterbukaan dan kelapangan tindakannya dalam kebijakan dan doanya buat seluruh alam.

QS 19: 41-46
Cerita Nabi Ibrahim ketika meminta kepada Ayahnya untuk meninggalkan menyembah berhala dan mengajaknya untuk mengikuti jalan  yang lurus (Islam), namun Ayahnya  menolak bahkan pada ayat 46 ayahnya mengancam akan merajam Nabi Ibrahim dan memintanya untuk pergi dalam waktu yg lama.
Dari sikap Nabi Ibrahim kita dapat mengambil hikmah lapang dada beliau atas keputusan Ayahnya sembari selalu mendoakan Ayahnya. 

QS 37:100
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shaleh”

è Dikaruniai Ismail (anak yg sangat sabar-kisah perintah kurban padahal dia baru mendapatkan anakà wujud kesabaran keduanya: ketika diberi kebahagiaan kemudian Allah menyuruh untuk berkorban dengan segenap keimanan dan ketakwaan dalam hati yg dimiliki keduanya langsung menjalankan perintah Allah)


QS 9:16

"Apakah kamu mengira akan bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan"
-> Dari ayat ini menyadarkan kita bahwa selama ini dalam menjalani Profesi kita dan seputar permasalahan kehidupan kita, kita sering lupa untuk menjadikan Allah,Rasul-Nya dan orang beriman sebagai Teman Setia, malahan kita menjadikan orang-orang yg jauh dari Allah sebagai tumpuan solusi kita. Masya Allah..semoga kita bs bermuhasabah.


Sumber: Ustdz Faridah Hanum (Pengajian setiap Ahad di TKIT Raudlatul Muttaqien-Bojong)